Sabtu, 10 Mei 2014

Bahasa Indonesia (Retorika)

"Retorika"


Pengertian:
Retorika adalah ilmu yang mempelajari kemampuan berbicara seseorang baik secar tulis maupun lisan. (tulis: paragraph & wacana, lisan: pidato)
1.      Pengertian: bagian karangan yang terdiri dari beberapa kalimat yang berhubungan membentuk satu pokok pikiran.
2.      Teknik penulisan: menjorok ke dalam sebanyak 5 – 7 spasi dari margin kiri.
3.      Fungsi: mempermudah isi suatu wacana.
4.      Unsur:             1) pokok pikiran: ide yang terkandung dalam paragraph.
2) kalimat penjelas: kalimat yang digunakan sebagai penjelas bagi kalimat utama.
3) kalimat utama: kalimat yang berisi pokok pikiran.
5.   syarat: 1) minimal 3 kalimat.
                  2) kompak membentuk 1 pokok pikiran, terpadu, dan menyatu.
                  3) mempunyai 1 pokok pikiran.
6.    macam (dilihat dari letak kalimat utama):1) deduktif / deduksi: kalimat utama berada di awal paragraf.
2) induktif / induksi: kalimat utama berada di akhir paragraf.
3) campuran: kalimat utama berada di awal & akhir paragraf. (hanya ada 1 pokok pikiran)
4) naratif / deskriptif / tersirat: tanpa kalimat utama (tersebar), bisa digunakan untuk fiksi.
7.    pola pengembangan paragraph:          1) dengan rincian khusus
                                                                  a. umum ke khusus (deduktif)
                                                                  b. khusus ke umum (induktif)
                                                                  2) alasan dengan rincian sebab – sebab
                                                                  a. sebab akibat
                                                                                                                                                        i.            Sebab akibat (deduktif)
a. sebab akibat berentet secara terus menerus
b. sebab akibat iasa
ii. akibat sebab: akibat sebagai pikiran utama, sebab sebagai penjelas.
3) perbandingan
i. menyatu, rincian hal 1 & 2 dijadikan 1 kalimat.
ii. terpisah, rincian hal 1 & 2 dibuat terpisah, dibuat 1 kalimat.
4) dengan contoh – contoh: bahasa indoesia mengalami perkembangan dengan mengadopsi bahasa asing.
5) campuran: sebab akibat campur dan contoh – contoh.

0 komentar:

Posting Komentar